Headline

Lampung

Nasional

Internasional

Hukum

Musik

Sport

Polisi Malaysia Bongkar Sindikat Perdagangan Wanita Asal Indonesia

(ilustrasi/ist)

LAMPUNG ONLINE - Kepolisian Malaysia berhasil membongkar sindikat perdagangan wanita asal Indonesia yang dikurung dalam kamar di sebuah Kondominium di Jalan Klang Lama, Kuala Lumpur, beberapa hari lalu.

Namun demikian, para anggota sindikat yang mengurung sejumlah pekerja yang tidak memiliki izin kerja tersebut masih bebas berkeliaran, demikian seperti dikutip Bernama dan Skalanews, Minggu (30/8/2015).

Dari operasi yang dilakukan tersebut, tidak semua wanita yang dipaksa bekerja setiap hari tanpa gaji itu dapat diselamatkan.

Wakil Kepala unit Anti Perdagangan Orang dan Anti Penyelundupan Migran D7C Bukit Aman, ACP Maszely Minhad mengatakan dua lelaki telah diperiksa dan sembilan wanita WNI dapat diselamatkan dalam satu operasi pada Rabu lalu (26/8).

Pihak kepolisian Malaysia menjalankan operasi tersebut setelah menerima informasi dari sejumlah wartawan Bernama, yang mendapatkan keterangan dari seorang penghuni kondominium Green Park pada Rabu (19/8) mengenai adanya aktifitas perdagangan orang tersebut.

Wartawan Bernama tersebut kemudian menemui pihak pengurus kondominium pada hari berikutnya dan mendapatkan keterangan bahwa sebanyak 21 wanita WNI dikurung di sebuah unit di kondominium itu.

Dari keterangan pihak pengelola kondominium yang tidak mau disebutkan namanya itu diperoleh keterangan bahwa wanita-wanita tersebut dibawa keluar setiap hari untuk menjalankan kerja-kerja kebersihan di beberapa rumah dan dibawa pulang ke unit kondominium itu pada malam harinya.

Tanpa gaji

Beberapa wanita yang dipekerjakan tanpa gaji tersebut mencoba melarikan diri pada 19 Agustus pagi dengan menggunakan kain yang diikat bersama sebagai tali untuk turun dari unit itu yang terletak di tingkat 11.

Sejumlah penghuni kondominium itu melihat mereka yang mencoba turun menggunakan sejumlah kain sprei yang diikat tersebut dan membujuk agar tidak melakukan tindakan berbahaya itu.

Namun, para wanita itu menjelaskan bahwa mereka tidak memiliki izin kerja dan dipaksa bekerja tanpa dibayar gaji.

Aksi nekad turun dengan menggunakan kain tersebut direkam oleh sejumlah penghuni kondominium dan pengurus bangunan tersebut.

Ada Rekaman

Sementara itu, pihak pengurus bangunan kondominium tersebut kemudian menghubungi polisi yang datang menggunakan sebuah truk untuk membawa sejumlah wanita yang ingin menyelamatkan diri tersebut ke kantor polisi Petaling.

Namun sekitar pukul 16.00 waktu setempat pada hari yang sama, seorang lelaki datang menemui pengurus kondominium dan memberikan peringatan agar tidak melaporkan perkara itu kepada pihak kepolisian. Semua kejadian di kondominium terekam kamera CCTV yang terpasang di bangunan itu.

Pihak pengurus kondominium pun terkejut setelah mengetahui bahwa wanita-wanita yang dibawa oleh polisi itu telah dibawa pulang ke kondominium pada malam itu juga oleh mereka yang dipercayai sebagai anggota sindikat.

Atas kejadian itu, pihak pengurus kondominium kembali membuat laporan polisi mengenai kedatangan kembali para wanita tersebut pada 19 Agustus.

Setelah mendapatkan informasi mengenai kejadian tersebut, beberapa wartawan Bernama yang membawa salinan rekaman, menemui anggota D7C yang berjanji melakukan penyelidikan.

Pada Rabu (26/8), anggota kepolisian mengikuti sebuah kendaraan Toyota Unser yang digunakan untuk membawa wanita-wanita itu pada kira-kira pukul 07.30 pagi dan kemudian menahannya di sekitar kondonimium tersebut.

Dari aksi tersebut, berhasil ditangkap dua orang lelaki dan sejumlah wanita yang bisa diselamatkan.

Para wanita yang berhasil diselamatkan itu kemudian diantar ke Jabatan Kebajikan Masyarakat untuk mendapatkan perlindungan setelah pihak pengadilan Majistret mengeluarkan perintah perlindungan sementara selama 14 hari kepada mereka.

Sedangkan, kedua lelaki yang berhasil ditahan itu masih menjalani pemeriksaan guna membantu penyidikan.

Maszely menyakini bahwa anggota sindikat lainnya itu telah melarikan diri dengan membawa wanita-wanita lain yang dikurung oleh mereka. (*)

Bentrok dengan Polri di Polman, Anggota TNI Tewas Tertembak

(ilustrasi/ist)

LAMPUNG ONLINE - Bentrok oknum anggota TNI versus anggota Polri terjadi di sirkuit Permanen Sport Center Polewali Mandar (Polman) Sulawesi Barat (Sulbar), Minggu (30/8/2015) jelang sore. Seorang anggota TNI, Prada Yuliadi, tewas tertembak.

Ratusan penonton berlari mengamankan diri masing-masing ketika melihat kericuhan dua kubu aparat tersebut. Tidak sedikit penonton yang panik, histeris ketika mendengar tembakan berkali-kali aparat bersangkutan.

Kabarnya, pemicu bentrokan adalah kesalahpahaman antara aparat dari TNI satuan Kompi dan Polri dari unit Patroli Motor.

Informasi yang diperoleh, penembakan terjadi berawal dari kericuhan antara seorang anggota TNI Kodim 1401/Majene Praka Laksmono dan anggota Patmor Reserse Polman Bribda Ambo Sikki, seperti dilansir Tribun-timur.

Keributan itu diawali ketika Praka Rusmono sementara menonton balapan dengan anggota kru MMS racing Team Majene bernama Umar (27) asal Kecamatan Banggae timur kabupaten Majene.

Tiba-tiba ia didatangi beberapa anggota Patmor dan diminta untuk tidak menonton di atas lintasan balapan. Namun salah satu rekan Praka Laksmono anggota team kru MMS racing Team Majene terkena tongkat anggota Patmor sehingga hampir terjatuh di parit.

Praka Laksmono yang tidak terima menghampiri anggota patmor dan menyampaikan ," Jangan begitu pak saya juga anggota."

Beberapa anggota patmor Res Polman yang melihat kejadian tersebut tidak terima langsung mendorong dan memukul Praka Laksmono.

Usai keributan setelah mereka didamaikan. Sekitar dua jam kemudian, tiba-tiba terjadi penembakan yang belum diketahui asalnya dan mengenai perut Prada Yuliadi.

Prada Yuliadi langsung dibawa ke rumah sakit Polewali dan dinyatakan meninggal dunia. (*)

Harga Minyak Dunia Turun, Premium-Solar di Indonesia Tetap

(ilustrasi/ist)

LAMPUNG ONLINE - Pelemahan ekonomi global turut menyeret harga minyak dunia hingga di bawah US$ 40 per barel. Meski demikian, pemerintah tak akan menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, seperti Premium dan solar, pada September.

“Harga jual sekarang memang lebih tinggi sedikit (dari harga keekonomian), beberapa ratus rupiah,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said di Jakarta, Minggu (30/8/2015). 

Namun, pemerintah tak lantas akan menurunkan harga BBM untuk saat ini. Selisih kelebihan tersebut akan digunakan untuk membayar utang ke PT Pertamina (Persero). Utang tersebut muncul karena Pertamina pernah menjual BBM dengan harga di bawah harga keekonomian.

Awal Agustus lalu, Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto mengatakan ada potensi keuntungan US$ 1 miliar atau Rp 12 triliun yang hilang karena adanya penetapan harga baru BBM oleh pemerintah. Karena itu, Dwi berharap pemerintah tak menurunkan harga Premium saat harga minyak mulai turun saat ini untuk menutup defisit keuntungan Rp 12 triliun tadi.

Selain pembayaran utang, kelebihan dana yang tersisa akan dipupuk untuk dana pertahanan energi. Uang tersebut akan menjadi suntikan modal untuk pembangunan listrik di daerah terpencil, serta membangun penimbunan BBM bagi daerah yang sulit terjangkau. Dengan demikian, kelangkaan bahan bakar dapat teratasi, seperti dilansir Tempo.

Harga patokan minyak mentah Amerika Serikat, light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober turun 87 sen menjadi US$ 40,45 per barel di New York Mercantile Exchange, Jumat lalu. WTI sempat turun di bawah US$ 40 per barel untuk pertama kalinya sejak Februari 2009 menjadi US$ 39,86.

Di London, harga minyak mentah Brent North untuk pengiriman Oktober turun ke US$ 45,46 per barel atau turun dari penutupan Kamis. (*)

Eksekutor Penembak Mati Brimob Lampung Tewas saat Penggerebekan

Tiga anggota komplotan begal yang diringkus aparat Polda Lampung. (foto: istimewa)

LAMPUNG - Tim gabungan dari kepolisian daerah Lampung (Polda) Lampung, diantaranya Resmob Polda, melakukan penggerebekan 'sarang' begal di Kecamatan Jabung, Lampung Timur (Lamtim), Minggu (30/8/2015) dinihari.

Dalam penggerebekan itu, eksekutor penembak mati Bharada Jefri Saputra (22) anggota Brimob Polda Lampung, tewas.

Sang eksekutor yang masih terbilang remaja berinisial Rmd (17), warga Negara Batin, Lampung Timur, yang diduga menembak Bharada Jefri hingga meregang nyawa saat kejadian pencurian kendaraan bermotor, di depan ATM Mandiri, Jalan Teuku Umar, dekat Pasar Koga, Kedaton, Bandar Lampung, Kamis (27/8/2015) malam, sekira pukul 22.00.

Tersangka lainnya yang ditangkap adalah Sudirman (20), warga Jabung, Lamtim, sebagai pembawa lari sepeda motor dan juga menembak korban, kemudian Sultan Wan Syahril (36) dan Feri Agus (34) yang juga sebagai komplotan pelaku sekaligus penadah sepeda motor korban.

"Saat penangkapan, dua tersangka memberikan perlawanan aktif terhadap petugas dan berusaha melarikan diri saat diminta menunjukkan lokasi persembunyian tersangka lainnya. Petugas terpaksa melumpuhkan mereka dengan tembakan yang mengakibatkan seorang tersangka tak tertolong nyawanya saat perjalanan ke rumah sakit," kata Kapolda Lampung Brigjen Edward Syah Pernong saat ekspos perkara di Mapolda setempat, Minggu (30/8/2015) malam.

Dalam ekspos itu, Kapolda didampingi Wakapolda Kombes Bonafius Tampoi, Dirreskrimum Kombes Purwo Cahyoko, dan pejabat Polda lainnya.

Saat ekspos juga dihadirkan tiga tersangka komplotan begal dan barang bukti kejadian. Barang bukti itu di antaranya 5 unit sepeda motor, yakni 3 Yamaha Vixion (1 di antaranya milik Bharada Jefri), 1 Yamaha Matic YMJet (yang digunakan pelaku beraksi), dan 1 Honda Revo (hasil kejahatan lainnya).

Polisi juga menyita 1 pucuk senjata api rakitan jenis revolver berikut 3 butir amunisi dan 2 selongsong milik Rmd yang digunakan untuk menembak korban. Kemudian, 3 ponsel milik tersangka, 1 bilah badik dan pakaian tersangka, juga pakaian, tas, dan helm korban.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kata Kapolda Edward, para pelaku mengaku sudah lebih dari 20 kali melakukan aksi pencurian sepeda motor di Kota Bandar Lampung dan sejumlah tempat termasuk di Jabodetabek.

"Kami juga masih melakukan pengembangan penyelidikan mengejar kemungkinan tersangka lain ataupun komplotan begal lainnya, termasuk jaringan pengedar senjata api rakitan," ujarnya, seperti dilansir Lampost.

Kerika ditanya soal cepatnya pengusutan kasus begal terhadap anggota Satbrimob Polda Lampung itu, Edward Syah Pernong mengungkapkan ada filosofi dari kerja Satuan Reserse. Menurutnya, walau kejadian tertutup atau sangat rapi dilakukan, pasti ada saja celahnya untuk dapat diungkap.

"Sebab, tidak ada yang gelap jika di bawah matahari. Kami yakin dan berdoa pada Allah untuk bisa melakukan pekerjaan dengan benar. Alhamdulillah, terbongkar juga," kata mantan Karorenmin Bareskrim Polri itu.

Namun, putra asal Lampung Barat itu tetap meminta masyarakat lebih berhati-hati saat mengendarai kendaraan bermotor. 

"Pasang kunci rahasia yang tidak bisa diketahui pelaku kejahatan," imbaunya. (*)

Jawab Teka-Teki, Pria Ini Diterima Bekerja di Google


LAMPUNG ONNLINE - Seorang pria bernama Max Rosett direkrut Google untuk bekerja di perusahaan tersebut, meskipun ia belum pernah melamar kerja di sana sekalipun. Pasalnya, Rosett mendapat pesan rahasia dari pihak Google setelah ia melakukan beberapa pencarian yang berkaitan dengan coding dan programming.

Dikutip dari situs the Bit Bag dan CNNIndonesia, Minggu (30/8/2015), Rosett sedang melakukan pencarian mengenai 'phyton lambda function list comprehension' di Google ketika halaman situs tersebut tiba-tiba berubah.

"Halaman Google yang saya buka tiba-tiba terbelah dua dan menampilkan sebuah kotak hitam bertuliskan 'Anda berbicara bahasa kami. Siap untuk ditantang?'" tulis Rosett pada esai yang ia tulis mengenai cara menakjubkan ia mendapatkan pekerjaan di Google yang dipublikasikan di the Hustle. 

Setelah Rosett memilih opsi 'Saya ingin bermain', Google membawanya ke situs bernama foo.bar dimana ia menjalankan tantangan yang diberikan oleh Google dan menjawab sebanyak 6 teka-teki. Tiap teka-teki tersebut diberi batasan waktu selama 48 jam untuk dipecahkan.

"Setelah saya menyelesaikan teka-teki keenam, foo.bar memberikan saya opsi untuk mencantumkan informasi pribadi saya," ujar Rosett, "Saya mencantumkan nomor telepon dan alamat email saya. Pada saat itu saya pikir saya tidak akan mendapat kabar lagi."

Rosett keliru. Beberapa hari kemudian, seorang perekrut dari Google mengirimkan email kepada Rosett, setelah itu Rosett mengikuti proses perekrutan Google. Pada akhirnya ia mendapatkan tawaran pekerjaan dari perusahaan raksasa tersebut.

"Saya tidak akan menjabarkan secara mendetail di sini," tulis Rosett pada esainya tersebut, "yang bisa saya katakan adalah bahwa untuk memecahkan teka-teki yang diberikan Google tersebut, dibutuhkan pengetahuan mendalam mengenai algoritma."

Rosett bukanlah satu-satunya orang yang pernah direkrut Google melalui cara unik ini. Dikutip dari CNN Philippines, tahun lalu Phil Tower juga mengunggah beberapa jawaban dari teka-teki yang diberikan Google. 

Juru bicara Google tidak mengkonfirmasi secara langsung kebenaran adanya sistem perekrutan rahasia Google ini. Alih-alih memberikan respons secara gamblang, juru bicara tersebut memberikan kode kepada CNNMoney untuk dipecahkan. Kode yang tertulis di Unicode tersebut berisi:

"u0050u0075u007au007au006cu0065u0073u0020 u0061u0072u0065u0020u0066u0075u006eu002e u0020u0053u0065u0061 u0072u0063u0068u0020u006fu006eu002e."

Artinya adalah 'Puzzle itu seru. Tetaplah mencari.' (*)

Marquez Tergelincir, Rossi Pimpin Klasemen


LAMPUNG ONLINE - Insiden tergelincir Marc Marquez mewarnai kemenangan pertama Valentino Rossi di Sirkuit Silverstone, Inggris, Minggu (30/8/2015). Kemenangan itu pun mengantarkan Rossi ke puncak klasemen, menjauhi rekan satu timnya, Jorge Lorenzo. 

Balapan ini sempat ditunda karena perubahan cuaca di Silverstone. Red flag dikibarkan dan para pebalap kembali ke pit untuk memasang ban basah. Akibatnya, balapan baru dimulai 25 menit dari jadwal semula.

Pertarungan ketat langsung terjadi saat restart. Lorenzo berhasil melesat cepat merebut posisi terdepan dari Marquez. Start bagus juga ditunjukkan Pol Espargaro yang naik ke posisi tiga di belakang Marquez.

Pada awal lap kedua, Lorenzo kehilangan posisi terdepan yang direbut Rossi. Rossi melesat jauh dari posisi empat ke posisi pertama. Ia terus bertarung ketat dengan Marquez dan Lorenzo hingga lap keempat.

Pada lap ketujuh, persaingan Rossi dan Marquez di posisi terdepan semakin ketat. Mereka meninggalkan Lorenzo jauh di belakang. Pada lap kedelapan, Lorenzo merosot ke posisi lima setelah Daniel Petrucci dan Dani Pedrosa.

Perlawanan Marquez terhadap Rossi terpaksa berakhir pada lap ke-12 setelah tergelincir dan terlempar keluar lintasan. Sejak saat itu, Rossi terus memimpin jauh meninggalkan para pebalap lain dan memenangi balapan, seperti dilansir Kompas.

Sejak tampil pada level MotoGP (2002), Rossi sukses tiga kali memenangi MotoGP Inggris. Namun, ketiga kemenangan itu didapat di Sirkuit Donington Park, bukan di Silverstone.

Pada 2010, Silverstone kembali menjadi tuan rumah GP Inggris setelah absen sejak 1986. Prestasi terbaik Rossi di Silverstone sebelum ini adalah finis di peringkat ketiga pada 2014.

Sementara itu, bagi Marquez ini merupakan kali keempat ia terjatuh pada musim ini. Sebelumnya, Marquez pernah jatuh di Sirkuit Rio Hondo (Argentina), Mugello (Italia), dan Catalunya (Spanyol). (*) 

Kapolda Lampung Edward: Begal Penembak Brimob Tertangkap

Edward Syah Pernong. (ist)

LAMPUNG - Kapolda Lampung Brigjen Edward Syah Pernong resmi menyatakan jika tersangka begal penembak anggota Brimob Lampung Bharada Jefri Saputra (22), sudah ditangkap tim Resmob Polda Lampung, di Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung, Minggu (30/8/2015). 

Tersangka berikut barang bukti motor curian sedang dibawa ke Mapolda Lampung.

"Ini lagi dalam perjalanan pulang ke Bandar Lampung. Pelaku sudah tertangkap," kata Kapolda Edward Syah Pernong saat dikonfirmasi, Minggu petang.

Namun, Jenderal yang juga merupakan putra daerah Lampung itu belum menyebutkan identitas tersangka dan jumlahnya. Tersangka dan barang bukti motor curian begal dibawa ke Mapolda Lampung untuk pengembangan penyidikan terkait tewasnya anggota Brimob Lampung Jefri.

Berdasarkan keterangan di lapangan, tersangka diciduk tim Resmob Polda saat tidur di rumahnya. Polisi membawa motor curian milik korban Bharada Jefri Saputra jenis Yamaha Vixion saat kejadian.

Diberitakan, penembakan Bharada Jefri hingga tewas terjadi di sekitar ATM milik KCP Bank Mandiri di Jalan Teuku Umar, dekat Pasar Koga dan RS Advent, Bandar Lampung, Kamis (27/8/2015) malam sekira pukul 22.00, seperti dilansir Republika

Saat itu, korban sedang mengambil uang di ATM, lalu pembegal mencuri motornya. Korban berusaha mengejar tersangka namun, pelaku menembak korban hingga tewas. Para pelaku lalu kabur dengan motor curian milik Bharada Jefri. (*)

Gubernur Lampung Ridho Ingin Pelaku Begal Ditembak Mati

Ridho Ficardo. (ist)

LAMPUNG - Gubernur Lampung Ridho Ficardo antusias dengan laporan pemberantasan aksi kriminalitas yang dilakukan oleh aparat kepolisian. Kegembiraan itu disampaikan saat membuka sambutan Festival Krakatau dan Tapis Carnival V di Provinsi Lampung.

"Dalam acara ini mestinya dihadiri pimpinan Polda Lampung, tapi beliau tidak bisa hadir karena sedang memimpin menyelesaikan persoalan kriminalitas yang meresahkan di Lampung ini," kata Ridho Ficardo, Minggu (30/8/2015). 

Indikator suksesnya pariwisata, menurut Ridho, adalah faktor keamanan, baru selanjutnya infrastruktur. 

"Saking antusiasnya, saya bertanya dengan kapolda: 'Mati ga pak begalnya'," ujar dia. 

Menurut Ridho, polisi tidak melepas tembakan ketika meringkus empat begal yang menembak anggota Brimob pada Kamis malam (27/8/2015) lalu. 

Dari empat pelaku begal yang menembak seorang anggota Brimob pada Kamis malam kemarin, ternyata pelakunya tidak ditembak langsung oleh anggota kepolisian. 

"Wah kenapa enggak ditembak mati saja, tanya saya. Tapi katanya faktor situasi yang tidak memungkinkan," kata Ridho, seperti dilansir Kompas

Empat komplotan begal ditangkap di Lampung Timur dalam keadaan babak belur. Informasi yang disampaikan langsung oleh Gubernur Lampung itu disambut sorak sorai dan tepuk tangan meriah dari hadirin yang datang. (*)

Mahathir Mohamad Gabung Demonstran Turunkan Najib Razak


LAMPUNG ONLINE - Ada yang mengejutkan diantara ribuan demonstran yang beraksi menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak. Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad berada diantara puluhan ribu demonstran untuk menuntut pengunduran diri Najib Razak atas dugaan skandal korupsi yang dilakukannya.

Dilansir dari Reuters dan Republika, Minggu (30/8/2015) demonstrasi di Kuala Lumpur membawa Malaysia pada krisis politik. Sejak Juli, penyidik memperhatikan pengelolaan dana negara yang sarat utang. Penyidik juga menemukan kiriman mencurigakan lebih dari 600 juta dolar AS.

Najib Razak yang membantah melakukan kesalahan, telah menyebabkan badai keraguan dan memicu demonstrasi selama dua hari untuk memaksanya keluar dari kekuasaan.

Kehadiran Mahathir dalam demonstrasi itu membuat pengunjuk rasa senang dan menambah momentum gerakan anti pemerintah. Keamanan menjadi sangat ketat ketika  mobil anti huru-hara serta meriam air diparkir di dekat alun-alun, di mana demonstran berencana untuk berkumpul. Pada akhirnya, mereka menutup barisan kembali di belakang barikade.

Organisasi pro demokrasi, BERSIH, yang selenggarakan demonstasi di Kuala Lumpur dan dua kota utama di sisi Malaysia, mengatakan kerumunan di ibukota membengkak menjadi 200.000 orang. Meski polisi menyangkal dengan menyebut jumlah demonstran hanya 25.000 orang, portal berita Malaysia kini menempatkan angka pada 200.000 pengunjuk rasa.

Tidak ada laporan kekerasan pada siang hari meski sejumlah pengunjuk rasa membawa spanduk bertuliskan 'Out, Najib, Out'.

"Kami orang Malaysia ingin membersihkan negara ini, kita menolak politik kotor," kata Tinagar Veranogan, seorang demonstran dalam kerumunan yang sebagian besar terdiri dari orang-orang muda dari etnis India dan minoritas Cina. (*)