Livescore Tercepat dan terupdate hari ini - 29/8/2014 - 29/10/2014


LAMPUNG -
Kendati masih terjadi tarik ulur pembiayaan yang belum dianggarkan oleh Pemprov dan DPRD Lampung, Komisi Pemilihan Umum (KPU) provinsi setempat tetap melanjutkan agenda pemilihan gubernur dengan menetapkan pasangan calon peserta.

Komisioner Pokja Pencalonan Kepala Daerah KPU Lampung Handi Mulyaningsih di Bandarlampung mengatakan bahwa pihaknya menjadwalkan untuk menetapkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang berhak mengikuti Pilgub Lampung 2013 itu pada 15-16 Agustus 2013.

Jadwal penetapan dan pengesahan pasangan calon kepala daerah itu sekaligus penentuan nomor urut calon pada tanggal 15-16 Agustus setelah pada 9 Juli lalu diumumkan lima pasangan calon kepala daerah tersebut.

"Saat ini masuk tahap perbaikan kelengkapan berkas persyaratan dari lima pasangan calon kepala daerah Lampung itu," ujar Handi, Jumat (12/7/2013).

Handi memperkirakan KPU Provinsi Lampung pada akhirnya akan menetapkan lima pasangan calon kepala daerah tersebut, mengingat hampir semuanya dinilai telah memenuhi persyaratan dukungan minimal untuk calon dari jalur perseorangan maupun dukungan partai politik atau koalisi parpol seperti dipersyaratkan untuk calon yang diusung parpol bersama koalisinya.

"Sepertinya begitu, lima pasangan calon kepala daerah itu yang akan ikut dalam Pilgub Lampung nanti," kata dia.

Lima Pasang
Sebelumnya, KPU Provinsi Lampung pada hari terakhir pendaftaran Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, Jumat (28/6/2013), menerima pengajuan berkas dari lima pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang diajukan partai politik atau koalisi parpol. Namun, satu pasangan dinyatakan tidak memenuhi prosedur persyaratan yang ditentukan.

Menurut Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono, empat pasangan calon kepala daerah yang diusung parpol/koalisi parpol yang memenuhi persyaratan/prosedur pendaftaran itu diverifikasi kelengkapan dan keabsahan berkas pencalonan mereka pada 29 Juni hingga 9 Juli 2013, bersama satu pasangan calon perseorangan yang sudah lebih dahulu mendaftar dan dinyatakan memenuhi persyaratan dukungan minimal.

Artinya secara keseluruhan, KPU Lampung telah menerima pendaftaran lima pasangan calon, yaitu empat pasangan calon yang diajukan parpol/koalisi parpol hingga Jumat petang itu, ditambah satu pasangan calon perseorangan yang sudah lebih dulu mendaftarkan diri.

"Kelima pasangan calon itu harus melewati tahapan verifikasi pada  29 Juni hingga 9 Juli 2013," kata Nanang, didampingi Komisioner KPU Lampung lainnya, Firman Seponada, Handi Mulyaningsih, Edwin Hanibal, dan Sholihin, usai penutupan pendaftaran Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung pada hari Jumat (28/6/2013) pukul 16.00 WIB di kantor KPU Provinsi Lampung.

Ia menegaskan bahwa pendaftaran calon peserta Pilgub Lampung resmi ditutup Jumat petang, dan pada hari terakhir ini ada empat pasangan dari partai politik/koalisi parpol yang mendaftarkan diri dan diterima berkasnya oleh KPU Lampung.

Empat pasangan tersebut, yakni M. Ridho Ficardo (Ketua Partai Demokrat Lampung)-Bachtiar Basri (Bupati Tulangbawang Barat) yang diusung Partai Demokrat dan koalisinya, Berlian Tihang (Sekdaprov Lampung)-Mukhlis Basri (Bupati Lampung Barat) yang diusung PDI Perjuangan, PPP, dan PKB; M Alzier Dianis Tabrani (Ketua Partai Golkar Lampung)-Lukman Hakim (Wali Kota Metro) yang diusung Partai Golkar dan Partai Hanura; Herman H.N. (Wali Kota Bandarlampung)-Zainudin Hasan yang diusung Partai Amanat Nasional (PAN) bersama koalisi parpol nonparlemen.

Satu calon pasangan dari jalur perseorangan yang telah lebih dahulu mendaftarkan diri dan telah dinyatakan memenuhi syarat dukungan minimal adalah Amalsyah Tarmizi (mantan Komandan Korem 043 Garuda Hitam Lampung)-Gunadi Ibrahim (Ketua Partai Gerindra Lampung).

"Ada juga calon yang persyaratannya masih kurang, tetapi itu sudah diberitahukan kepada penghubung atau 'liaison officer' dari masing-masing pasangan calon gubernur dan wakil gubernur agar mereka diminta segera melengkapinya," kata Nanang.

Hingga kini, KPU Provinsi Lampung yang menjadwalkan pemungutan suara Pilgub Lampung putaran pertama pada awal Oktober 2013 itu belum mendapatkan kepastian dukungan dana yang diperlukan.

Namun, pembahasan penganggaran untuk Pilgub Lampung 2013 itu mulai berjalan antara DPRD Lampung dan Pemprov Lampung walaupun masih terbentur keterbatasan dana akibat adanya defisit anggaran daerah Lampung mencapai ratusan miliar rupiah.

Berkaitan pelaksanaan Pilgub Lampung 2013 itu, Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono mengutip pemberitaan Harian Umum Kompas, Jumat (12/7/2013), bahwa Mendagri menegaskan tidak perlu Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu) untuk menggelar percepatan pilkada.

"Dari 43 daerah, hanya Lampung yang belum setuju. Jadi, tidak perlu Perpu kalau hanya untuk satu provinsi. Saya sudah tanya Presiden sebulan lalu. Beliau bilang,'tidak usah membuat Perpu'," ujar Nanang mengutip pernyataan Mendagri itu.

Menurut Mendagri, kata Nanang lagi, bila persoalannya terkait dengan APBD tahun anggaran 2013 yang sudah disahkan, penyelenggaraan Pilkada Lampung bisa menggunakan dana APBD Perubahan 2013.

 
Top