YOGYAKARTA — Kabar baik bagi warga dan wisatawan yang hendak bepergian dari Yogyakarta menuju Purworejo, Jawa Tengah. KA Prameks rute barat kembali melayani perjalanan dengan jadwal tetap sepanjang Agustus 2026, menawarkan alternatif transportasi yang bebas macet dengan biaya terjangkau.
Berbeda dengan kereta api jarak jauh, tiket KA Prameks dibanderol dengan harga sama untuk semua jarak tempuh, yakni Rp 8 ribu per orang. Tarif flat ini berlaku baik untuk jarak dekat maupun hingga Stasiun Kutoarjo.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari KAI Commuter, KA Prameks melayani penumpang dari Stasiun Tugu Yogyakarta (YK) dan berakhir di Stasiun Kutoarjo (KTA). Layanan ini beroperasi setiap hari dengan jadwal yang bisa dipantau langsung melalui aplikasi Access by KAI.
Perjalanan terasa lebih ringkas karena kereta hanya singgah di lima stasiun utama sebelum tiba di Kutoarjo. Hal ini memangkas waktu tempuh menjadi sekitar 60 menit saja, jauh lebih cepat dibandingkan menggunakan kendaraan pribadi yang kerap terjebak kemacetan.
Meski harganya murah, pembelian tiket KA Prameks tidak bisa dilakukan secara mendadak di hari yang sama tanpa persiapan. KAI Commuter menerapkan sistem pemesanan tiket dengan batas waktu pembelian H-7 sebelum jadwal keberangkatan.
Untuk pengguna yang ingin memastikan kursi tersedia, pembelian melalui aplikasi menjadi cara paling aman. Sementara itu, opsi go-show di loket stasiun hanya melayani pembelian mulai 3 jam sebelum jadwal kereta berangkat dan sangat bergantung pada ketersediaan kursi.
KAI Commuter merekomendasikan pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI untuk menghindari kehabisan kursi. Berikut alur pemesanannya:
Penumpang yang tidak sempat memesan secara daring masih bisa membeli tiket langsung di loket stasiun keberangkatan. Namun, loket baru melayani penjualan mulai 3 jam sebelum jadwal kereta berangkat.
Perlu dicatat, pembelian go-show ini sangat bergantung pada sisa kuota. Jika kursi sudah penuh, loket tidak akan menjual tiket lagi untuk jadwal tersebut. Oleh karena itu, calon penumpang disarankan memanfaatkan kanal digital agar perjalanan lebih terjamin.