Bupati Lampung Barat Minta Warga Pasang Bendera Merah Putih Jelang HUT ke-81 RI, Soroti Partisipasi yang Masih Minim

Penulis: Nopriansyah Putra  •  Senin, 03 Agustus 2026 | 14:33:35 WIB
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus memimpin rapat pemantapan persiapan peringatan HUT ke-81 RI di Aula Kagungan Setdakab, Senin (3/8/2026).

LAMPUNG BARAT — Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menargetkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI berlangsung khidmat dan mampu membangkitkan semangat nasionalisme masyarakat. Hal ini ditegaskan Bupati Parosil Mabsus saat memimpin rapat pemantapan persiapan di Aula Kagungan Setdakab, Senin (3/8/2026).

Rapat tersebut dihadiri Wakil Bupati Mad Hasnurin, Sekretaris Daerah Nukman, jajaran Forkopimda, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, camat, serta perwakilan instansi vertikal. Pembahasan difokuskan pada kesiapan teknis pelaksanaan upacara hingga rangkaian kegiatan yang melibatkan masyarakat.

Upacara 17 Agustus di GOR Ajisaka, Ini Jadwal Geladi Paskibraka

Pemerintah kabupaten menetapkan upacara peringatan HUT ke-81 RI tingkat kabupaten akan digelar di GOR Ajisaka Sekuting Terpadu, Pekon Watas, Kecamatan Balik Bukit. Bupati Parosil Mabsus akan bertindak sebagai inspektur upacara, sementara perwira upacara berasal dari Kodim 0422/Lampung Barat.

Pembacaan teks Proklamasi akan dilakukan oleh Ketua DPRD Lampung Barat, Edi Novial. Untuk memastikan kesiapan petugas, pemerintah telah menyusun jadwal latihan yang meliputi geladi kotor dan geladi bersih pada Sabtu pagi, dilanjutkan dengan pengukuhan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Lampung Barat pada malam harinya.

"Saya menekankan kepada seluruh peserta upacara untuk hadir semua saat pelaksanaan geladi. Kedisiplinan saat latihan adalah kunci kekhidmatan saat hari H," tegas Parosil.

Pengibaran Bendera Pukul 07.00 WIB, Kesehatan Petugas Jadi Prioritas

Bupati meminta Kodim 0422/Lampung Barat melakukan pengecekan menyeluruh terhadap perlengkapan upacara, terutama sarana pengibaran Sang Saka Merah Putih. Ia menetapkan pengibaran bendera dimulai tepat pukul 07.00 WIB, sehingga seluruh peserta upacara diminta sudah berada di lokasi paling lambat 15 menit sebelum kegiatan dimulai.

Aspek pelayanan kesehatan turut menjadi perhatian dalam rapat tersebut. Parosil meminta seluruh tenaga kesehatan yang bertugas bersiaga penuh selama pelaksanaan kegiatan guna mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi di lapangan.

"Dari pihak kesehatan hari itu harus siap siaga semua dan bekerja semua demi suksesnya peringatan HUT RI ke-81," ujarnya.

Bupati Ingatkan Lomba Jangan Mengandung Unsur Negatif

Selain upacara, Parosil mengingatkan agar seluruh rangkaian peringatan kemerdekaan, termasuk berbagai perlombaan di tingkat kabupaten, kecamatan, maupun pekon, mengedepankan nilai edukatif dan budaya lokal. Ia berharap kegiatan yang digelar mampu mempererat kebersamaan masyarakat tanpa mengandung unsur negatif.

"Jangan sampai perlombaan mengundang gelak tawa namun sekaligus menjadi tawa bagi masyarakat luas karena perlombaannya mengandung unsur negatif. Adakanlah perlombaan yang positif seperti permainan tradisional. Mari sama-sama kita meriahkan HUT RI ini dengan meriah namun tetap bermarwah positif," pungkasnya.

Usai pelaksanaan upacara, panitia juga menyiapkan sejumlah penampilan seni budaya, di antaranya Tari Nyambai, Solosong, drum band, atraksi pencak silat, serta penampilan siswa SDN Way Mengaku. Seluruh peserta kemudian akan mengikuti siaran langsung pengibaran Sang Saka Merah Putih di Istana Negara secara virtual sebelum rangkaian kegiatan dilanjutkan sesuai agenda pemerintah daerah.

Reporter: Nopriansyah Putra
Sumber: kupastuntas.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top