LAMPUNG TIMUR — Sebanyak 24 cabang olahraga yang terdaftar di KONI Lampung Timur mendapat instruksi tegas untuk memulai persiapan sedini mungkin menuju Porprov Lampung 2026. Instruksi tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi yang digelar di Aula Bappeda pada Selasa (4/8/2026), dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Marsan.
Dalam sambutannya, Marsan mengingatkan bahwa waktu menuju ajang empat tahunan tersebut masih cukup panjang, namun persiapan tidak boleh ditunda. “Kita ketahui di Tahun 2026 akan menghadapi Porprov, sehingga persiapan agar dimulai sedini mungkin dari seluruh cabang olahraga yang berada di Lampung Timur, sehingga prestasi dapat diraih semaksimal mungkin,” ujarnya.
Kehadiran Sekretaris Daerah Lampung Timur, Rustam Effendi, dalam rakor tersebut menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah daerah. Pria yang akrab disapa Bung Tam ini menyatakan bahwa anggaran dan fasilitas akan dipastikan tersedia untuk mendukung para atlet.
“Dalam menghadapi Porprov mendatang, Pemkab Lampung Timur akan mensupport seluruh cabor yang mewakili Lampung Timur, agar Lampung Timur dapat meningkatkan prestasi,” tegas Bung Tam di hadapan para ketua cabor.
Ia juga menyoroti pentingnya kekompakan internal sebagai kunci utama keberhasilan. “Mari kita satukan persepsi, terutama kekompakan, agar menjadikan yang terbaik bagi Lampung Timur khususnya,” imbuhnya.
Plt. Ketua KONI Lampung Timur, Arif Wijaya Putra, memanfaatkan momen ini untuk mengingatkan para pengurus cabor mengenai aspek teknis administrasi. Ia meminta agar seluruh proses pendaftaran tidak dilakukan mendekati hari-H perlombaan karena berisiko menimbulkan kendala.
“KONI menghimbau kepada seluruh cabor agar sesegera mungkin untuk mengadakan seluruh persiapan sebagaimana tertuang di peraturan umum, pendaftaran olahraga dan pendaftaran atlet,” kata Arif.
Menurutnya, verifikasi data atlet yang berjalan lancar akan sangat menentukan kelancaran kontingen Lampung Timur saat bertanding nanti. “Agar pada saat menjelang Porprov nanti semuanya bisa berjalan lancar tanpa suatu kendala yang berarti,” tandasnya.
Rakor yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan saling bersalaman antar pengurus cabor sebagai bentuk penyemangat kolektif menjelang masa persiapan panjang ke depan.