Hari Pengayoman ke-81, Kemenkum Lampung Buka Layanan AHU hingga Konsultasi Hukum Gratis untuk UMKM

Penulis: Rizky Firmansyah  •  Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:51:31 WIB
Ratusan peserta mengikuti jalan sehat dalam rangka Hari Pengayoman ke-81 yang digelar Kemenkum Lampung di Bandarlampung, Minggu.

BANDARLAMPUNG — Ratusan peserta memadati acara jalan sehat dalam rangka Hari Pengayoman ke-81 yang digelar Kemenkum Lampung, Minggu. Di tengah kemeriahan kegiatan, instansi tersebut justru menghadirkan gerai pelayanan publik langsung yang bisa diakses gratis oleh masyarakat, mulai dari pengurusan administrasi hukum umum hingga konsultasi terkait Hak Asasi Manusia (HAM).

Kepala Kanwil Kemenkum Lampung, Taufiqurrahman, menyebut peringatan tahun ini bukan sekadar seremonial belaka. Ia ingin memastikan jajarannya hadir memberikan manfaat nyata bagi warga, khususnya pelaku usaha kecil yang kerap terkendala legalitas.

UMKM Disarankan Daftarkan Merek Sejak Dini

Melalui layanan kekayaan intelektual yang disediakan, Taufiqurrahman mengimbau para pelaku UMKM untuk tidak berhenti pada menghasilkan produk berkualitas. Perlindungan hukum terhadap merek, karya, dan kreativitas dinilai sama pentingnya dengan kualitas produk itu sendiri.

“Seperti layanan administrasi hukum umum (AHU) dan layanan kekayaan intelektual. Pelayanan AHU dinilai memiliki peran penting dalam memberikan kepastian hukum, khususnya bagi masyarakat serta pelaku usaha yang membutuhkan legalitas administrasi,” ujar Taufiqurrahman di Bandarlampung.

Ia menambahkan bahwa pendaftaran merek menjadi langkah preventif agar produk UMKM lokal tidak diklaim pihak lain. Langkah ini dinilai krusial di tengah meningkatnya persaingan pasar digital yang semakin terbuka.

Karya Warga Binaan Dipamerkan, Bukti Kesempatan Kedua

Selain layanan administrasi dan konsultasi, Kemenkum Lampung juga menggelar bazar UMKM yang menampilkan produk hasil karya warga binaan pemasyarakatan (WBP). Pameran tersebut menjadi pembuktian bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk belajar, berkarya, dan memperbaiki diri.

“Kita tidak hanya berjalan untuk menjaga kesehatan, tetapi juga melangkah bersama untuk membangun pelayanan hukum yang semakin dekat, mudah, dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya menambahkan.

Layanan keimigrasian juga turut disediakan dalam kegiatan tersebut, menjadikan acara ini sebagai satu pintu layanan terpadu bagi warga yang membutuhkan berbagai dokumen hukum dan kependudukan.

Refleksi Kinerja Menuju Pelayanan yang Lebih Kolaboratif

Peringatan Hari Pengayoman ke-81 ini dimanfaatkan Kemenkum Lampung untuk mengevaluasi kinerja internal. Taufiqurrahman mengajak seluruh jajaran dan masyarakat menjadikan momen ini sebagai pendorong untuk terus bergerak dan berkolaborasi.

“Mari kita melangkah menuju pelayanan hukum yang semakin dekat, akses yang semakin mudah, dan masyarakat yang semakin sadar serta terlindungi secara hukum,” kata Taufiqurrahman.

Kehadiran layanan langsung di ruang publik ini diharapkan mampu menjembatani kesenjangan akses hukum antara masyarakat kota dan daerah, sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran legalitas di kalangan pelaku usaha kecil di Lampung.

Reporter: Rizky Firmansyah
Sumber: lampung.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top