LAMPUNG — Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) merupakan salah satu program pemerintah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Program ini menyasar keluarga miskin atau tidak mampu di pedesaan yang datanya tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau hasil musyawarah desa setempat.
Di Desa Kuala Maras, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, penyaluran BLT DD untuk periode September 2026 telah diselesaikan. Seluruh penerima yang terdata, berjumlah 26 KPM, telah menerima haknya.
Setiap KPM di Desa Kuala Maras menerima dana sebesar Rp150 ribu. Nominal tersebut merupakan alokasi bantuan untuk periode satu bulan, yaitu September 2026. Penyaluran dilakukan secara tunai di Balai Desa Kuala Maras mulai pukul 08.30 WIB.
Proses penyaluran tersebut dipantau langsung oleh Babinsa Desa Kuala Maras, Sertu Olih Solih. Pendampingan ini bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI untuk memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran.
Penentuan penerima BLT DD umumnya mengacu pada data kemiskinan desa yang terintegrasi dengan DTKS. Calon penerima juga melalui proses musyawarah desa khusus untuk memverifikasi data, karena tidak semua warga yang membutuhkan tercatat otomatis di sistem pusat.
Jika Anda warga desa dan merasa berhak, langkah pertama adalah memastikan nama Anda terdaftar di DTKS. Pendataan dilakukan oleh pemerintah desa melalui Dinas Sosial setempat. Ke depan, penyaluran bantuan bisa dipastikan ketika nama Anda sudah masuk dalam daftar DTKS.
Meski penyaluran di tingkat desa diumumkan langsung oleh perangkat desa, masyarakat dapat melakukan pengecekan mandiri secara daring untuk memastikan status kepesertaan di DTKS. Berikut langkah-langkahnya:
Perlu diingat, situs tersebut adalah satu-satunya kanal resmi untuk verifikasi data bansos. Jika data tidak muncul, segera hubungi perangkat desa atau pendamping sosial di wilayah Anda.
Kegiatan di Balai Desa Kuala Maras berlangsung sejak pagi dan dihadiri oleh sejumlah pejabat setempat. Perwakilan Camat Jemaja Timur, Devi; Kepala Desa Kuala Maras, Hendrika; serta Bhabinkamtibmas Briptu Rian Syahrizal turut hadir memantau jalannya acara.
Sertu Olih Solih menyatakan bahwa pendampingan ini juga menjadi sarana untuk menyerap aspirasi warga. "Kehadiran Babinsa dalam penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya memastikan kegiatan berjalan tertib dan tepat sasaran. Kami juga terus membangun komunikasi dengan masyarakat agar berbagai persoalan di wilayah dapat diketahui sejak dini," ujarnya, Selasa (1/9).
Dengan selesainya penyaluran bulan ini, jadwal pencairan BLT DD berikutnya biasanya akan diumumkan oleh pemerintah desa. Masyarakat diimbau tidak mudah percaya pada oknum yang menjanjikan bantuan dengan imbalan tertentu, karena program ini tidak dipungut biaya apa pun. Informasi lengkap dapat diakses melalui kantor desa atau pendamping sosial setempat.