TELUKBETUNG — Rapat sinergi Pemprov Lampung dengan dunia usaha berlangsung di Gedung Bank Indonesia Perwakilan Lampung. Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan sejumlah langkah strategis yang bisa dikolaborasikan antara pemerintah provinsi dan pelaku usaha. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat perekonomian daerah.
Agenda Harian Gubernur Lampung mencatat sejumlah pejabat hadir dalam pertemuan tersebut. Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan, Sekretaris DPRD Lampung Descatama Paksi Moeda, dan Kepala Bappeda Anang Risgiyanto turut mendampingi gubernur.
Hadir pula Kepala Disnaker Agus Nompitu, Kadis KPTPH Elvira Umihanni, Kadis Parekraf Toni Ferdinansyah, serta Kepala Biro Umum M. Yulyardi. Puluhan undangan dari dunia usaha juga memenuhi ruang rapat.
Gubernur Mirza menyampaikan berbagai langkah strategis yang dapat dikolaborasikan antara Pemprov Lampung dan dunia usaha. Pembahasan mencakup sektor ketenagakerjaan, pertanian, dan pariwisata yang menjadi ranah dinas-dinas terkait. Kolaborasi ini diarahkan untuk mendorong kemajuan dan perkembangan ekonomi daerah.
Pertemuan berlangsung mulai pukul 08.30 WIB dan menjadi forum koordinasi antara pemerintah provinsi dengan pelaku usaha. Sinergi semacam ini dinilai penting untuk menyelaraskan program pembangunan dengan kebutuhan dunia usaha.
Selepas memimpin rapat sinergi, Gubernur Mirza diagendakan menuju Desa Pekon Ampai, Kecamatan Marga Punduh, Pesawaran. Di lokasi tersebut ada tiga agenda yang telah disiapkan.
Agenda pertama adalah peluncuran program solar dryer. Gubernur juga dijadwalkan meninjau Desa Wisata Berbudaya Pekon Ampai.
Agenda ketiga adalah peringatan Hari Coklat Sedunia yang digagas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Permodalan Nasional Madani (PNM). Rangkaian kunjungan ini menegaskan fokus Pemprov Lampung pada penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat desa.