Bupati Lampung Selatan Ajak Ribuan Warga Srikaton Jaga Akhlak dan Kerukunan Lewat Selawat Bareng

Penulis: Burhanuddin Yahya  •  Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:16:01 WIB
Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menyampaikan sambutan pada acara Selawat Bareng Bupati (Shobat) di Lapangan Desa Srikaton, Kecamatan Tanjung Bintang.

TANJUNG BINTANG — Ribuan warga dari kawasan sekitar Kecamatan Tanjung Bintang memadati Lapangan Desa Srikaton untuk mengikuti Selawat Bareng Bupati (Shobat) Lampung Selatan. Kegiatan bertema keagamaan itu digelar pada Selasa (13/10/2026) malam.

Dalam sambutannya, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga akhlak, kerukunan antarwarga, dan kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, nilai-nilai itu menjadi bagian penting dalam mewujudkan Desa Helau di Lampung Selatan.

Nilai Islam dan Semangat Meneladani Rasulullah SAW

Bupati Egi menegaskan bahwa ajaran Islam tentang kebersihan dan kebaikan terhadap sesama perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Semangat meneladani Rasulullah SAW dinilainya sejalan dengan upaya membangun lingkungan yang sehat dan kehidupan masyarakat yang harmonis.

"Nilai-nilai islam, termasuk ajaran tentang kebersihan dan kebaikan terhadap sesama, perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Semangat meneladani Rasulullah SAW, sejalan dengan upaya membangun lingkungan yang sehat, sekaligus kehidupan masyarakat yang harmonis," kata Radityo Egi Pratama.

Desa Helau Bukan Sekadar Infrastruktur

Program Desa Helau disebut Bupati Egi sebagai salah satu program unggulan Pemkab Lampung Selatan. Arah pembangunan program tersebut tidak hanya berorientasi pada lingkungan asri dan infrastruktur memadai, tetapi juga kemandirian ekonomi, kesehatan masyarakat, serta penguatan nilai-nilai religius.

Bupati menekankan bahwa Desa Helau memiliki makna lebih luas dari sekadar pembangunan fisik. Jalan bagus, lingkungan bersih, dan rumah tertata rapi dinilainya belum cukup tanpa akhlak warga yang baik.

"Desa Helau bukan semata-mata tentang jalan yang bagus, lingkungan yang bersih, atau rumah-rumah yang tertata rapi. Desa Helau juga harus tercermin dari masyarakatnya yang berakhlak baik, warganya yang rukun, keluarganya yang harmonis, serta kehidupan sosialnya yang penuh kepedulian," ujar Radityo Egi Pratama.

Kualitas Hubungan Sosial Jadi Ukuran Keberhasilan

Menurut Bupati Egi, keberhasilan pembangunan desa tidak cukup diukur dari perubahan fisik wilayah. Kualitas hubungan sosial, keharmonisan keluarga, dan kepedulian antarwarga juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kehidupan yang sejahtera.

Karena itu, ia mengajak masyarakat menjaga kerukunan dan membiasakan sikap saling membantu dalam kehidupan sehari-hari. Ajakan itu disampaikan langsung di hadapan ribuan warga yang hadir di Lapangan Desa Srikaton.

Acara Shobat di Tanjung Bintang menjadi rangkaian kegiatan keagamaan yang menyertai sosialisasi Program Desa Helau di tingkat kecamatan. Pemkab Lampung Selatan menempatkan penguatan nilai religius sebagai salah satu pilar dalam pelaksanaan program unggulan tersebut.

Reporter: Burhanuddin Yahya
Sumber: lampungpro.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top