LAMPUNG — Persib Bandung dan Borneo FC sama-sama meraih kemenangan di kompetisi antarklub Asia, dengan Maung Bandung memuncaki klasemen sementara Grup E AFC Champions League Two berkat enam poin dari dua laga. Borneo FC membuka kiprah di AFC Challenge League dengan kemenangan 2-0 atas Yangon United.
Persib Bandung memetik kemenangan 1-0 atas wakil Vietnam, The Cong Viettel, di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (14/10). Gol tunggal Mariano Peralta lewat titik penalti pada menit ke-45 menjadi pembeda dalam laga tersebut.
Hasil itu melengkapi kemenangan perdana Persib atas FC Seoul dengan skor identik 1-0 pada laga pembuka Grup E, 16 September lalu. Dua kemenangan beruntun membuat Maung Bandung mengoleksi enam poin dan memimpin klasemen sementara grup, mengungguli Melbourne Victory, The Cong Viettel, dan FC Seoul.
Peralta tampil sebagai penentu kemenangan Persib lewat eksekusi penalti tepat sebelum turun minum. Keunggulan satu gol bertahan hingga peluit akhir, meski The Cong Viettel berupaya mengejar di babak kedua.
Kemenangan ini memperpanjang tren positif Persib di ACL Two setelah sebelumnya menaklukkan FC Seoul di Korea Selatan. Dua clean sheet beruntun menjadi catatan tersendiri bagi lini belakang Maung Bandung.
Di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (18/10), Borneo FC menundukkan Yangon United dengan skor 2-0 pada laga perdana Grup D AFC Challenge League. Iago Mendonca memecah kebuntuan pada menit ke-53, sebelum Moussa Diarra menggandakan keunggulan pada menit ke-81.
Tiga poin itu diraih Pesut Etam di tengah jadwal padat dan perjalanan panjang sebelum pertandingan. Pelatih Mauro Jeronimo menilai anak asuhnya tampil maksimal meski menghadapi kondisi tersebut.
"Saya pikir para pemain memberikan respon yang baik. Saya pikir mereka fokus, mereka mencoba segalanya. Saya pikir hari ini mereka memberikan 200 persen. Dan kemenangan ini datang karena kami memang layak mendapatkannya," ujar Mauro, dikutip dari laman resmi iLeague.
Mauro tetap melihat ruang perbaikan di lini depan Borneo FC. Menurutnya, timnya menciptakan banyak peluang tetapi belum dimaksimalkan menjadi gol.
"Jelas kami menciptakan begitu banyak peluang. Kami masih perlu meningkatkan penyelesaian akhir kami, karena saya pikir kami seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol," kata Mauro.
Kemenangan kedua klub menjaga peluang Indonesia menambah poin dalam peringkat kompetisi antarklub Asia. Persib selanjutnya berupaya mempertahankan posisi teratas Grup E ACL Two, sementara Borneo FC melanjutkan perjuangan di Grup D AFC Challenge League.
Konsistensi Persib dan Borneo FC menjadi kunci untuk menjaga peluang melangkah lebih jauh di kompetisi masing-masing sekaligus mendongkrak posisi Indonesia di persaingan antarklub Asia.