JAKARTA — Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menegaskan pengalihan arus tidak langsung diberlakukan di seluruh titik. Penerapannya menyesuaikan kondisi lalu lintas, jumlah massa, serta perkembangan situasi di lapangan.
"Alih arus akan diterapkan apabila diperlukan berdasarkan kondisi di lapangan. Kami mengimbau masyarakat mempertimbangkan jalur alternatif agar perjalanan tetap nyaman dan lancar," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Firman Darmansyah dalam keterangan tertulis, Rabu, 23 September 2026.
Jalur Alternatif dari Jakarta Barat, Selatan, dan Timur Menuju Monas
Warga yang berangkat dari Jakarta Barat menuju Monas bisa melewati Jalan Tomang Raya, Suryopranoto, Harmoni, lalu masuk kawasan Monas.
Dari Jakarta Selatan, jalur yang disiapkan meliputi Tendean, HR Rasuna Said, HOS Cokroaminoto, hingga Tugu Tani. Adapun pengguna jalan dari Jakarta Timur dapat melalui Jatinegara, Kramat Raya, Tugu Tani, kemudian menuju kawasan Monas.
Rute-rute tersebut dapat dipertimbangkan apabila pengalihan arus mulai diberlakukan petugas di lapangan.
Pengendara dari Semanggi dan Gatot Subroto Diarahkan Lewat Pejompongan
Pengguna jalan dari Simpang Semanggi menuju Slipi atau Tomang dapat melewati Sudirman, Bendungan Hilir, Pejompongan, hingga Letjen S. Parman.
Sementara pengendara dari Gatot Subroto bisa melalui Gerbang Pemuda, Patal Senayan, Tentara Pelajar, kemudian Letjen S. Parman.
Warga Diminta Atur Waktu Berangkat dan Pantau Informasi TMC
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto meminta masyarakat merencanakan perjalanan dan menyesuaikan waktu keberangkatan. Warga juga diimbau memantau perkembangan kondisi lalu lintas sebelum memulai perjalanan.
"Pantau informasi terbaru melalui media sosial TMC Polda Metro Jaya dan gunakan jalur alternatif apabila diperlukan. Ikuti arahan petugas di lapangan agar aktivitas masyarakat tetap dapat berjalan dengan aman dan lancar," katanya.
Budi menyebut pengaturan lalu lintas akan terus menyesuaikan perkembangan situasi di sejumlah kawasan yang menjadi lokasi kegiatan. Langkah itu ditempuh untuk menjaga mobilitas masyarakat tetap berjalan di tengah kegiatan yang berlangsung.
"Kami mohon maaf kepada seluruh masyarakat apabila mobilitasnya sedikit terganggu. Pengaturan ini kami lakukan agar seluruh aktivitas masyarakat tetap dapat berjalan dengan lancar dan aman," ucapnya.