BANDARLAMPUNG — Imam Ghozali dilantik sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Provinsi Lampung. Dua pejabat fungsional yang turut diambil sumpahnya yakni Wulan Suci Mokobombang sebagai Psikolog Klinis Ahli Pertama pada Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Lampung dan Jefri Sofian Leksana sebagai Dokter Ahli Pertama pada Rumah Sakit Umum Daerah Bandar Negara Husada Provinsi Lampung.
Marindo menegaskan rotasi dan mutasi jabatan sebagai hal lazim dalam dinamika birokrasi dan penyelenggaraan tata kelola pemerintahan. Pengabdian kepada masyarakat, katanya, harus senantiasa menjadi prioritas utama bagi setiap aparatur pemerintah.
"Pengabdian kita kepada masyarakat Lampung adalah tugas utama. Di tengah dinamika permasalahan masyarakat yang kompleks, diperlukan pejabat yang mampu merumuskan kebijakan-kebijakan solutif dan peka terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat," ujarnya.
Bonus Demografi Jadi Fokus Staf Ahli Baru
Marindo menekankan pentingnya peran Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia dalam memberikan masukan serta telaahan strategis kepada pimpinan. Sorotan utama: menghadapi peluang dan tantangan bonus demografi.
Besarnya jumlah penduduk usia produktif, menurutnya, harus dikelola secara optimal agar menjadi kekuatan pendorong pembangunan daerah. Perumusan kebijakan yang strategis, objektif, dan konstruktif diperlukan, khususnya terkait peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, produktivitas tenaga kerja, perlindungan sosial, serta penguatan karakter generasi muda.
"Ke depan, kita akan menghadapi bonus demografi yang merupakan peluang sekaligus tantangan besar bagi pembangunan daerah. Besarnya jumlah SDM usia produktif harus mampu kita kelola menjadi kekuatan pembangunan," ujarnya.
Komunikasi Antar Perangkat Daerah Diminta Diperkuat
Marindo mengingatkan pentingnya membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan seluruh perangkat daerah, pemangku kepentingan, serta masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat disebutnya sebagai faktor penting dalam menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
"Kita harus bersama-sama mempersiapkan generasi yang unggul, produktif, dan berdaya saing dalam mewujudkan masyarakat Lampung yang lebih maju," ujarnya.
Jabatan Disebut Amanah yang Punya Batas Waktu
Pada kesempatan tersebut, Sekdaprov Marindo menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan keikhlasan.
"Jabatan, pangkat, dan kekuasaan adalah amanah yang memiliki batas waktu. Yang akan menjadi legacy adalah nilai-nilai kebaikan, nilai-nilai karya, keteladanan, dan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat," tuturnya.
Pelantikan di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung itu dipimpin Marindo selaku Sekdaprov mewakili Gubernur Rahmat Mirzani Djausal.