Pencarian

Permintaan iPhone 18 Pro Naik di Tiongkok, Komponen Justru Dipangkas

Selasa, 13 Oktober 2026 • 10:51:01 WIB
Permintaan iPhone 18 Pro Naik di Tiongkok, Komponen Justru Dipangkas
Permintaan iPhone 18 Pro di Tiongkok dilaporkan lebih tinggi dibandingkan iPhone 17 Pro pada periode peluncuran.

LAMPUNG — Permintaan iPhone 18 Pro di Tiongkok tercatat lebih tinggi dibandingkan iPhone 17 Pro saat peluncuran tahun lalu, meski Apple dikabarkan mengurangi pesanan komponen ke pemasok. Analis JP Morgan menilai pemangkasan itu sebagai penyesuaian rutin pasca-peluncuran, bukan sinyal lemahnya penjualan. Sebagian konsumen disebut masih menunggu kehadiran iPhone 18 versi reguler yang baru meluncur awal tahun depan.

Dua laporan yang beredar soal iPhone 18 Pro saling bertolak belakang. Satu pihak menyebut Apple memangkas permintaan komponen ke sejumlah pemasok karena penjualan dinilai lemah. Pihak lain justru mencatat permintaan seri Pro terbaru itu lebih tinggi ketimbang generasi sebelumnya di pasar Tiongkok.

Analis JP Morgan menilai pemangkasan pesanan komponen bukan pertanda buruk. Menurut catatan mereka, langkah itu merupakan penyesuaian yang lazim dilakukan Apple setelah peluncuran besar sebuah lini iPhone. Kesimpulan itu disampaikan untuk menenangkan investor yang sempat khawatir terhadap kinerja Apple.

Permintaan iPhone 18 Pro di Tiongkok

JP Morgan mencatat permintaan iPhone 18 Pro di Tiongkok lebih tinggi dibandingkan iPhone 17 Pro saat peluncuran tahun lalu. Meski begitu, kenaikannya tidak terlalu besar. Pasar Tiongkok menjadi salah satu indikator awal yang biasanya dipakai analis untuk membaca arah penjualan iPhone global.

Penjualan iPhone 17 Pro sendiri dikatakan masih cukup kuat. Model itu bahkan sudah tidak lagi dijual melalui situs resmi Apple, tetapi permintaannya belum sepenuhnya surut.

Konsumen Menunggu iPhone 18 Versi Reguler

Peningkatan permintaan yang tidak signifikan disebut berkaitan dengan strategi konsumen yang menahan pembelian. Sebagian pembeli memilih menunggu kehadiran iPhone 18 versi basic atau reguler.

Model reguler itu dikabarkan baru akan dirilis awal tahun depan, bersamaan dengan iPhone Air 2. Apple memang membagi strategi peluncuran tahunannya: varian Pro dan Duo hadir menjelang akhir tahun, sementara model reguler menyusul pada awal tahun berikutnya.

JP Morgan memperkirakan penundaan peluncuran iPhone 18 versi reguler bisa menekan pendapatan Apple dari lini iPhone sekitar 2%. Sebagian konsumen kemungkinan memilih menunggu model tersebut alih-alih membeli iPhone 18 Pro sekarang.

iPhone Duo Diprediksi Jadi Produk Paling Diburu

Dalam catatan yang sama, JP Morgan memperkirakan iPhone Duo bakal menjadi produk yang paling banyak diburu. Hape lipat pertama Apple tersebut diprediksi terjual sekitar 8,5 juta unit sebelum akhir tahun ini.

Proyeksi itu membuat pendapatan Apple dari lini iPhone diperkirakan tetap cukup kuat, meski ada kemungkinan penurunan dalam jangka pendek.

Dampak ke Pasar Indonesia

Bagi calon pembeli di Indonesia, dinamika ini biasanya baru terasa setelah iPhone 18 Pro masuk jalur distribusi resmi. Pengguna yang tidak ingin menunggu versi reguler bisa langsung membeli varian Pro, sementara yang mengejar harga lebih terjangkau cenderung menahan diri hingga model basic meluncur.

Perlu dicatat, seluruh angka permintaan dan proyeksi penjualan di atas berasal dari catatan analis, bukan data resmi Apple. Perusahaan belum merilis laporan penjualan iPhone 18 Pro secara terbuka.

Follow www.lampungonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: gadget.jagatreview.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks