TERBANGGI BESAR — Dua korban meninggal dalam kecelakaan itu adalah Like Eka Setia Wijaya, yang bekerja di bagian PPIC PG1 PT GGP, serta Hendra Setiawan, penumpang sepeda motor Yamaha Vixion.
Kecelakaan bermula saat sepeda motor Yamaha Vixion merah yang dikendarai Andre bersama Hendra Setiawan melaju dari arah Bandar Jaya menuju BTN. Di lokasi kejadian, sepeda motor tersebut diduga menyalip kendaraan di depannya.
Manuver itu berujung tabrakan dengan sepeda motor Honda Vario hitam yang datang dari arah berlawanan. Honda Vario dikendarai Like Eka Setia Wijaya bersama Puspita dan Faiq, yang sedang melaju dari arah BTN menuju Humas Jaya.
Korban Terpental dan Tertabrak Colt Diesel
Benturan kedua sepeda motor menyebabkan pengendara Honda Vario terpental ke badan jalan. Saat bersamaan, sebuah mobil Colt Diesel hijau melaju dari arah Bandar Jaya menuju BTN dan menabrak korban yang terjatuh.
Selain dua korban tewas, Puspita yang bekerja di bagian HRD dan Faiq dari bagian QC Concentrate juga berada di sepeda motor Honda Vario. Kondisi terkini korban lainnya masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut dari pihak berwenang.
Warga Melihat Korban Sudah Tergeletak di Jalan
Seorang warga setempat membenarkan terjadinya kecelakaan di kawasan tersebut. Ia mengaku tidak mengetahui secara persis bagaimana peristiwa itu berlangsung.
"Saya tidak tahu persis kejadiannya, tapi pas sudah ramai-ramai saya datang ke tempat kejadian, lihat korban kecelakaan sudah pada tergeletak di jalan," ujar seorang warga kepada wartawan.
Jalan Lintas Sumatra KM 80 di Kampung Lempuyang Bandar dikenal sebagai jalur padat kendaraan antarkabupaten. Kecelakaan di titik itu melibatkan tiga kendaraan sekaligus dalam satu insiden pada jam sibuk pagi.
Polisi belum merilis hasil olah tempat kejadian perkara terkait dugaan penyebab pasti kecelakaan. Penanganan korban dan proses hukum lebih lanjut masih berjalan.