Pencarian

Karhutla TN Way Kambas Belum Padam, Warga Lampung Timur Keluhkan Mata Perih hingga Sesak Napas

Sabtu, 17 Oktober 2026 • 13:16:02 WIB
Karhutla TN Way Kambas Belum Padam, Warga Lampung Timur Keluhkan Mata Perih hingga Sesak Napas
Asap karhutla TN Way Kambas menyelimuti permukiman warga di Desa Tegal Yoso, Kecamatan Purbolinggo, Lampung Timur.

LAMPUNG TIMUR — Titik api di kawasan Taman Nasional Way Kambas belum juga surut. Asap dari kebakaran yang terus meluas kini menyusup ke permukiman warga di sekitarnya, termasuk Desa Tegal Yoso, Kecamatan Purbolinggo.

Muslimin, warga setempat, menyebut gangguan kesehatan mulai dirasakan sejak beberapa hari terakhir. Keluhan paling umum muncul di mata dan saluran pernapasan.

"Sudah mulai terasa. Saya tadi melihat, wah, asapnya seperti ini. Di dekat kampung saja sudah seperti ini, yang terasa itu mata perih sampai batuk sesak nafas," kata Muslimin, Jumat (16/10/2026).

Anak-Anak Paling Rentan Terdampak Asap

Kekhawatiran terbesar warga tertuju pada anak-anak. Muslimin mengaku cemas kondisi buah hatinya memburuk jika asap terus menyelimuti kampung.

"Kasian anak-anak, takut banget kalau sudah terdampak ke mereka," ujarnya.

Senada, Yolanda, warga lain, mengeluhkan hal serupa. Ia menyebut asap tahun ini terasa lebih mengganggu karena memaksa warga memilih antara berdiam di rumah atau tetap bekerja mencari nafkah.

"Mata perih sudah pasti, susah nafas juga. Mau keluar rumah, tapi sesak sekali. Jika tidak keluar, tidak kerja, mau nafkah dari mana?," kata Yolanda.

Skala Kebakaran Tahun Ini Disebut Lebih Parah

Menurut warga, Karhutla Way Kambas memang terjadi hampir setiap tahun. Namun tahun ini sebaran asapnya dinilai lebih luas dari sebelumnya.

"Setiap tahun itu pasti kebakar, nah tahun ini parah kayanya dari tahun sebelumnya karena sampai ke Lampung Tengah. Tahun ini juga sampai kelihatan dari pinggir jalan," terang Muslimin.

Dampak asap juga merembet ke sektor pendidikan. Dua kecamatan di Kabupaten Lampung Tengah dilaporkan terdampak, dan sejumlah sekolah terpaksa menjalani kegiatan belajar secara daring untuk melindungi pelajar dari paparan asap.

Warga Minta Pemerintah Percepat Pemadaman

Warga berharap pemerintah bergerak cepat memadamkan kebakaran agar udara kembali bersih dan aktivitas kembali normal.

"Harapan besar kepada pemerintah, agar karhutla padam sehingga udara bisa bersih lagi. Anak-anak di rumah kasihan mereka sesak nafas dan tidak bisa main di luar rumah, tidak bisa sekolah, dan ini membuat mereka tidak nyaman," ucap Yolanda.

Hingga kini belum ada keterangan resmi soal luas area terbakar maupun jumlah titik panas terbaru di kawasan TN Way Kambas. Penanganan karhutla masih menjadi pekerjaan rumah bagi instansi terkait di Lampung.

Follow www.lampungonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks