Pencarian

Tinjau Langsung Way Kambas, Gubernur Lampung dan Pangdam Pastikan Gajah Sumatra Aman dari Kebakaran

Selasa, 01 September 2026 • 11:00:31 WIB
Tinjau Langsung Way Kambas, Gubernur Lampung dan Pangdam Pastikan Gajah Sumatra Aman dari Kebakaran
Gubernur Lampung dan Pangdam meninjau langsung kondisi gajah sumatra di Taman Nasional Way Kambas pascakebakaran hutan.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, meninjau langsung kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Lampung Timur untuk memastikan populasi gajah sumatra tidak terdampak kebakaran hutan dan lahan. Hasil pemeriksaan di lapangan menunjukkan gajah-gajah di kawasan konservasi tersebut dalam kondisi sehat dan aman.

LAMPUNG TIMUR — Gajah sumatra di Taman Nasional Way Kambas (TNWK) dipastikan selamat dari kebakaran hutan yang melanda sejumlah titik di Lampung Timur. Kepastian itu disampaikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal setelah melakukan peninjauan langsung bersama Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, pada Senin (Senin pekan ini).

Rahmat mengungkapkan, banyak isu yang beredar di masyarakat mengenai gajah yang diduga menjadi korban kebakaran. Namun, setelah dicek langsung, kabar tersebut tidak benar.

"Tadi kita cek keadaan gajah-gajah, karena banyak sekali isu beredar termakan oleh kebakaran. Ternyata kita melihat gajah-gajah kita sehat walafiat, aman, senang, dan tenang," kata Rahmat dalam keterangan resminya di Bandarlampung.

Isu Gajah Terbakar Ternyata Tidak Benar

Peninjauan ini dilakukan untuk merespons kekhawatiran warga dan pegiat lingkungan yang ramai memperbincangkan nasib satwa dilindungi di tengah musim kemarau. Rahmat menegaskan bahwa kondisi satwa di TNWK masih terjaga.

Ia menambahkan, upaya pencegahan dan pemantauan titik api terus digencarkan secara intensif melalui posko gabungan yang melibatkan berbagai instansi terkait. Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) juga telah berjalan, disertai sosialisasi dan pemantauan berkala.

Titik Api Terakhir Padam, Drone Thermal Dikerahkan

Sementara itu, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menegaskan bahwa titik api terakhir di kawasan TNWK telah berhasil dipadamkan. Proses pemadaman dilakukan melalui koordinasi darat dan udara, termasuk water bombing.

"Kami memastikan gajah-gajah di Taman Nasional Way Kambas tidak terdampak kebakaran hutan. Pemantauan titik panas di lapangan kini menggunakan teknologi canggih seperti drone thermal untuk penanganan yang cepat dan akurat," kata Kristomei.

Penggunaan drone thermal memudahkan petugas mendeteksi sisa-sisa titik api hingga ke lapisan dalam. Setelah terdeteksi, penyemprotan langsung dilakukan menggunakan drone pemadam agar api tidak menyebar kembali.

TNI-Polri Siagakan Personel di Kawasan Rawan

Koordinasi antara TNI dan kepolisian terus diperkuat untuk mengawal kawasan konservasi. Karo Ops Polda Lampung Kombes Pol Fadly Munzir Ismail menyebut personel dikerahkan penuh untuk membantu mitigasi dan pemadaman di area rawan.

"Dari TNI, Polairud, hingga Baharkam menyiagakan personel di wilayah Lampung Timur untuk membantu pemadaman. Operasi darurat ini juga didukung peralatan dari BNPB untuk mendeteksi sebaran titik api yang masih tersisa di kawasan gambut," jelas Fadly.

Kristomei mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian kawasan konservasi tersebut. Ia meminta praktik ilegal seperti perburuan liar, perambahan, maupun pembakaran lahan segera dihentikan demi kelangsungan ekosistem Way Kambas.

Follow www.lampungonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: lampung.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks