LAMPUNG — Laporan Bloomberg pada Selasa (12/8/2025) mengungkapkan bahwa Jennifer Bailey akan meninggalkan jabatannya sebagai wakil presiden Apple Pay dan Apple Wallet pada akhir Oktober. Bailey bergabung dengan Apple pada awal 2000-an dan memimpin tim Apple Online Store sejak 2003, sebelum akhirnya dipercaya menakhodai Apple Pay sejak platform tersebut diluncurkan pada 2014.
Sepanjang kariernya, Bailey tidak hanya bertanggung jawab atas kelahiran Apple Pay, tetapi juga pengembangan Apple Wallet yang kini menjadi rumah bagi kartu kredit, tiket konser, hingga identitas digital. Ia juga kerap tampil dalam keynote Apple untuk memperkenalkan fitur-fitur baru terkait layanan finansial perusahaan.
Dalam memo internal yang dikutip Bloomberg, Eddy Cue menyampaikan apresiasinya. "Setelah lebih dari 25 tahun di Apple, Jennifer Bailey memutuskan untuk pensiun pada bulan Oktober. Selama masa baktinya, Jennifer memberikan kontribusi luar biasa, dari memimpin Apple Store Online melalui periode pertumbuhan signifikan dan ekspansi global hingga mengawasi peluncuran Apple Pay," tulis Cue.
Apple akan mengumumkan rencana suksesi sebelum Bailey resmi meninggalkan posisinya. Bailey sendiri disebut akan tetap tersedia sebagai penasihat untuk memperlancar transisi kepemimpinan.
Bloomberg melaporkan bahwa kepergian Bailey dipandang sebagai "kehilangan besar" bagi Apple. Hal ini tidak terlepas dari peran sentralnya dalam membangun Apple Pay menjadi salah satu sistem pembayaran mobile terbesar di dunia, bersaing langsung dengan Google Pay dan layanan perbankan digital lainnya.
Memo Cue juga menegaskan komitmen Apple terhadap visi jangka panjang layanan ini. "Saat kami terus bekerja menuju visi menggantikan dompet fisik, saya semakin yakin dengan pekerjaan yang kita semua lakukan dan menantikan masa depan yang menarik ke depan," tambahnya.
Kabar pensiunnya Bailey datang di tengah persiapan Apple menghadapi perubahan besar di jajaran eksekutif. John Ternus dijadwalkan mengambil alih posisi CEO dari Tim Cook pada 1 September 2025. Pergantian ini menandai era baru bagi raksasa teknologi asal Cupertino tersebut.
Selain Bailey, laporan yang sama juga menyebutkan bahwa Josh Rosenstock, direktur senior komunikasi korporat Apple yang menangani hubungan investor dan media finansial, akan meninggalkan perusahaan. Kepergian Rosenstock disebut sebagai langkah terpisah dan tidak terkait dengan keputusan Bailey.
Bagi pengguna Apple Pay di Indonesia, layanan ini tetap beroperasi normal dan tidak terpengaruh oleh perubahan internal tersebut. Apple Pay sendiri telah tersedia di Indonesia sejak 2023 dan terus memperluas dukungan bank serta mitra pembayaran lokal.