Pencarian

Pemkab Tubaba Perkuat Kolaborasi Forum PUSPA untuk Percepat Penanganan Kekerasan Perempuan dan Anak

Senin, 03 Agustus 2026 • 19:08:32 WIB
Pemkab Tubaba Perkuat Kolaborasi Forum PUSPA untuk Percepat Penanganan Kekerasan Perempuan dan Anak
Pemkab Tulang Bawang Barat membuka sosialisasi Forum PUSPA untuk memperkuat kolaborasi penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

TUBABA — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Tulang Bawang Barat menggelar sosialisasi pemberdayaan perempuan bidang hukum bersama Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA). Acara yang berlangsung di Ruang Rapat Dinas PPPA ini dihadiri perwakilan TP-PKK, Dharma Wanita Persatuan, Ikatan Bidan Indonesia, Aisyiyah, Muslimat, hingga Ikatan Keluarga Dewan (IKD).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua I TP-PKK Kabupaten Tubaba, Ny. Ana Nadirsyah. Dalam sambutannya, ia menyoroti masih tingginya kasus kekerasan yang menimpa perempuan dan anak di daerah.

Forum PUSPA Jadi Garda Terdepan Perlindungan Perempuan dan Anak

Kepala Dinas PPPA Kabupaten Tubaba, dr. Wita Hestriani, M.Kes, menjelaskan bahwa forum ini bukan sekadar wadah silaturahmi, melainkan garda terdepan untuk menangani persoalan perempuan dan anak. Ia menegaskan permasalahan tersebut tidak bisa diselesaikan oleh satu instansi saja.

“Forum PUSPA menjadi wadah kolaborasi pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat, media, perguruan tinggi, dan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap perempuan dan anak. Permasalahan perempuan dan anak tidak dapat diselesaikan sendiri, sehingga diperlukan sinergi semua pihak,” ujar dr. Wita.

Ia menambahkan, masih banyak organisasi yang belum menyadari bahwa mereka merupakan bagian dari Forum PUSPA. Karena itu, kegiatan ini menjadi ajang penguatan sinergi antarorganisasi dalam menjalankan program pemberdayaan dan perlindungan anak.

Perempuan Berdaya untuk Membangun Keluarga Kuat

Ny. Ana Nadirsyah menekankan bahwa pemberdayaan perempuan tidak selalu bermakna bekerja di luar rumah. Menurutnya, perempuan yang mampu menjalankan peran penting dalam membangun keluarga yang kuat juga bagian dari wujud kemandirian.

“Melalui Forum PUSPA, perempuan didorong untuk berdaya dan memahami hak-haknya agar memperoleh perlindungan hukum. Berdaya tidak hanya bekerja di luar rumah, tetapi juga menjalankan peran penting dalam membangun keluarga yang kuat,” katanya.

Ia juga mengingatkan para orang tua untuk membedakan antara sikap tegas dalam membentuk karakter anak dengan tindakan kasar. Menurutnya, kekerasan verbal maupun fisik akan berdampak buruk pada kondisi psikologis anak.

Kepala Bagian Hukum Beri Sosialisasi Soal Keadilan dan Perlindungan

Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan sesi sosialisasi bertema “Mewujudkan Keadilan dan Perlindungan Bersama Forum Puspa”. Materi disampaikan oleh Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Tubaba, Budi Sugiyanto, S.H., M.H.

“Kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, Forum PUSPA harus menjadi garda terdepan dalam mendorong kepedulian dan memastikan perempuan serta anak memperoleh perlindungan dan hak-haknya,” tambah Ny. Ana.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Tubaba berharap kolaborasi seluruh pemangku kepentingan semakin kuat dalam memperluas pemahaman masyarakat terhadap perlindungan hukum. Target akhirnya adalah mewujudkan lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Follow www.lampungonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kinni.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks