BANDARLAMPUNG — Nilai tersebut setara 50,18 persen dari target penyaluran KUR yang ditetapkan sebesar Rp 10,62 triliun hingga akhir tahun. Kepala Kanwil DJPb Kemenkeu Lampung Purwadhi Adhiputranto menyampaikan bahwa program KUR ini menyasar UMKM produktif yang belum bankable atau belum tersentuh layanan perbankan.
Skema penyaluran yang digunakan beragam, mulai dari KUR Supermikro, KUR Kecil, KUR Mikro, KUR Kluster, hingga KUR bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Dari sisi jumlah, tercatat 89.798 debitur telah memanfaatkan fasilitas pembiayaan ini, atau mencapai 86,87 persen dari target 103.361 debitur.
Lima Daerah Penyumbang Penyaluran KUR Terbesar di Lampung
Setelah Lampung Tengah, penyaluran KUR terbesar berikutnya berada di Kabupaten Lampung Timur dengan nilai Rp 827 miliar. Disusul Kabupaten Lampung Selatan yang mencatatkan realisasi Rp 604 miliar, dan Kabupaten Waykanan sebesar Rp 505 miliar.
Kota Bandarlampung melengkapi posisi lima besar dengan penyaluran mencapai Rp 427 miliar. Data ini menunjukkan distribusi pembiayaan UMKM yang cukup merata di wilayah pesisir hingga tengah provinsi.
Sektor Pertanian Mendominasi, BRI Kuasai Pangsa Pasar
Sektor pertanian, perburuan, dan kehutanan menjadi penyumbang terbesar penyaluran KUR dengan total Rp 3,23 triliun. Sektor perdagangan besar dan eceran menyusul di posisi kedua dengan realisasi Rp 1,26 triliun.
Bank Rakyat Indonesia (BRI) masih mendominasi penyaluran KUR di Lampung dengan pangsa pasar 72,65 persen. Bank Mandiri menyusul dengan kontribusi 17,51 persen, diikuti BPD Lampung sebesar 4,98 persen, dan Bank Syariah Indonesia 3,59 persen.
Skema KUR Mikro Paling Banyak Diminati Debitur
Dari seluruh skema yang ditawarkan, KUR Mikro menjadi primadona dengan 84.960 debitur dan nilai penyaluran Rp 4,24 triliun. Skema KUR Kecil tercatat menyalurkan Rp 1,08 triliun kepada 4.627 debitur.
Adapun KUR Supermikro baru tersalurkan Rp 1,70 miliar untuk 182 debitur, sementara KUR PMI terealisasi Rp 93 juta dengan 29 debitur. Capaian ini masih menyisakan ruang pertumbuhan untuk dua skema terakhir hingga akhir tahun.