LAMPUNG — Kebakaran besar yang melanda Jalan Dermaga Ujung, RW 22, Kelurahan Pluit, Jakarta Utara, memaksa ratusan warga kehilangan rumahnya. Peristiwa yang terjadi pada Rabu malam itu menghanguskan bangunan seluas 2.400 meter persegi dan baru dinyatakan padam pada Kamis (27/8) dini hari pukul 00.12 WIB.
Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, mengatakan proses pemadaman berlangsung lebih dari lima jam sejak api pertama kali dilaporkan muncul pukul 18.54 WIB. "Alhamdulillah, api berhasil padam dan kebakaran sudah dapat diatasi oleh petugas," ujarnya di Jakarta, Kamis.
Dua Korban Luka dan Proses Evakuasi Warga
Kanit Reskrim Polsek Sunda Kelapa, AKP Eri Suroto, menyebutkan dua orang mengalami luka dalam peristiwa ini. Korban pertama adalah warga berinisial BH (54) yang mengalami luka di bagian lutut, sementara korban kedua merupakan petugas pemadam kebakaran berinisial TM (54) yang menderita luka tusuk di kaki.
Kedua korban telah dirujuk ke Rumah Sakit Atma Jaya Pluit untuk mendapatkan perawatan medis. Beruntung, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam musibah yang melanda permukiman padat di kawasan pesisir Jakarta Utara tersebut.
Polisi Selidiki Dugaan Penyebab Kebakaran
Penyebab pasti kebakaran masih menjadi misteri. Polsek Sunda Kelapa bersama Polres Pelabuhan Tanjung Priok telah memasang garis polisi di lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sejak pagi tadi.
"Pagi ini, kami sudah di lokasi kejadian, melakukan pemeriksaan dan pemasangan garis polisi," kata AKP Eri Suroto di Jakarta, Kamis (27/8). Pihaknya juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung.
Eri menambahkan, untuk mengungkap penyebab kebakaran, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri. "Untuk mengetahui penyebab kebakaran, tentu harus melalui penyelidikan dan pemeriksaan di Puslabfor Mabes Polri dalam mengungkap penyebab kebakaran," ungkapnya.
Warga Terdampak Butuh Bantuan Segera
Data yang dihimpun dari dua sumber berbeda mencatat jumlah warga terdampak mencapai 720-730 jiwa. Polsek Sunda Kelapa mencatat 180 kepala keluarga dengan 720 jiwa terdampak, sementara Sudin Gulkarmat menyebutkan angka 730 jiwa. Perbedaan data ini kemungkinan besar terjadi karena dinamika pendataan di lapangan.
Ratusan warga yang rumahnya ludes terbakar kini membutuhkan tempat tinggal sementara serta bantuan logistik dasar. Pemerintah Kota Jakarta Utara diharapkan segera menyiapkan hunian sementara dan memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi di tengah situasi sulit ini.
Petugas kepolisian mengimbau masyarakat untuk menjauhi area yang masih dipasang garis polisi demi kelancaran proses penyelidikan dan keselamatan warga.