Pencarian

Soekarno-Hatta Masuk 10 Besar Bandara Kuliner Terbaik Dunia, Ini Alasannya

Jumat, 04 September 2026 • 11:12:31 WIB
Soekarno-Hatta Masuk 10 Besar Bandara Kuliner Terbaik Dunia, Ini Alasannya
Bandara Internasional Soekarno-Hatta menempati peringkat keenam dalam daftar bandara dengan pilihan kuliner terbaik dunia versi Airport Ranking and Hotels.

LAMPUNG — Transit berjam-jam di bandara kerap menjadi momok melelahkan, terutama bagi keluarga yang bepergian dengan anak-anak. Namun, kabar dari Airport Ranking and Hotels ini bisa mengubah cara pandang Anda terhadap waktu tunggu penerbangan. Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, dinobatkan sebagai salah satu bandara dengan pilihan kuliner terbaik di dunia.

Peringkat Kuliner Soetta: Nomor Satu di Indonesia, Masuk 10 Besar Dunia

Dalam riset yang dirilis pada awal September 2026, Soetta mengumpulkan skor 133 dan menempati posisi keenam. Posisi ini sekaligus menjadikan Soetta satu-satunya bandara Indonesia yang berhasil menembus jajaran 10 besar global, mengungguli bandara-bandara raksasa seperti JFK di New York dan Istanbul Airport di Turki.

Pilihan kuliner memang menjadi nilai jual utama sebuah bandara bagi penumpang transit. Semakin beragam pilihan makanan, semakin nyaman pula penantian penerbangan berikutnya.

Bandingkan dengan Changi Singapura dan Changi Filipina

Soetta bertengger di bawah raksasa Asia Tenggara, Singapore Changi Airport yang memuncaki daftar dengan skor 247. Changi memang terkenal dengan pusat kuliner harga terjangkau hingga restoran premium di kompleks Jewel. Penumpang di sana bisa menikmati nasi ayam, laksa, nasi lemak, hingga dim sum tanpa harus keluar dari area bandara.

Di urutan ketujuh, tepat di bawah Soetta, terdapat Ninoy Aquino International Airport (NAIA) Manila, Filipina, dengan skor 131. Posisi ini menempatkan Soetta dan NAIA sebagai dua bandara Asia Tenggara yang dianggap serius dalam urusan gastronomi, berbanding lurus dengan kekayaan kuliner negara masing-masing.

Kehadiran Soetta di daftar ini menarik dicermati. Berbeda dengan bandara di Amerika Serikat atau Jepang yang mengusung konsep food court terpusat, Soetta memiliki tantangan tersendiri dalam mendistribusikan tenant kuliner di tiga terminal penumpangnya yang luas.

Imbauan Praktis untuk Traveler di Soetta

Bagi Anda yang akan terbang atau transit di Soetta dalam waktu dekat, berikut beberapa poin yang perlu diperhatikan:

  • Manfaatkan waktu transit untuk eksplorasi kuliner. Daripada hanya duduk di ruang tunggu, berjalanlah menyusuri area konsesi di terminal. Banyak tenant lokal yang menyajikan hidangan khas Nusantara dengan harga yang masih masuk akal dibandingkan harga di luar bandara.
  • Cek lokasi tenant sebelum berpindah terminal. Pilihan kuliner di Terminal 3 yang lebih baru cenderung lebih banyak dan modern. Namun, Terminal 1 dan 2 juga memiliki jajaran gerai yang tak kalah menarik, terutama untuk camilan khas seperti onde-onde betawi atau kerupuk.
  • Harga dan jam operasional. Sebagian besar gerai beroperasi mengikuti jadwal penerbangan. Namun, untuk restoran dengan jam buka terbatas, konfirmasi langsung via aplikasi atau call center bandara sangat disarankan agar tidak kecewa.
  • Untuk pilihan sehat dan cepat, beberapa kafe di dekat area boarding menyediakan menu salad dan sandwich. Harga minuman kemasan lokal biasanya lebih terjangkau di minimarket dalam area bandara.

Masuknya Soetta ke peringkat dunia ini merupakan pengakuan internasional atas upaya pengelola dalam menghadirkan ragam cita rasa Indonesia di satu lokasi. Bagi Anda yang kurang beruntung memiliki waktu transit panjang di bandara lain, pengalaman kuliner di Soetta setidaknya menawarkan satu alasan untuk tidak terburu-buru—atau bahkan sengaja datang lebih awal.

Follow www.lampungonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: travel.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks