BANDAR LAMPUNG — Nelayan kecil, kapal wisata, dan pelayaran rakyat yang beraktivitas di pesisir barat Lampung diminta menahan diri. BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Panjang mengeluarkan peringatan dini terkait tinggi gelombang yang masuk kategori berbahaya di dua titik utama perairan Lampung pada hari ini.
Wilayah dengan risiko paling tinggi adalah Selat Sunda bagian selatan. BMKG memprakirakan gelombang di lokasi ini mencapai 2,7 meter dengan hembusan angin dari tenggara yang bertiup dengan kecepatan 25 knot.
Angin Kencang 31 Knot dan Arus Menuju Barat
Kecepatan angin maksimum di Selat Sunda Selatan diprakirakan bisa melonjak hingga 31 knot. Kondisi atmosfer ini turut memengaruhi pola pergerakan arus laut yang bergerak ke arah barat dengan kecepatan sekitar 1,69 knot.
Perairan Barat Lampung juga tidak kalah berisiko. Gelombang di kawasan ini diprakirakan mencapai 2,6 meter, disertai angin tenggara dengan kecepatan 20 knot dan potensi maksimum hingga 26 knot. Prakiraan ini sejalan dengan data BMKG nasional yang mencatat gelombang sekitar 2,5 meter di Selat Sunda Selatan pada dini hari nanti.
Teluk Lampung dan Pelabuhan Panjang Relatif Aman
Berbeda dengan sisi barat, kondisi perairan di bagian timur dan utara Lampung justru terpantau tenang. Teluk Lampung bagian utara diprakirakan memiliki gelombang hanya sekitar 1 meter dengan kecepatan angin 7 knot pada pukul 07.00 WIB.
Perairan timur Lampung bagian selatan bahkan lebih rendah, dengan tinggi gelombang diprakirakan mencapai 0,9 meter dan angin yang bertiup hanya 4 knot. Sementara itu, Pelabuhan Panjang menjadi titik paling aman dengan gelombang 0,6 meter, angin 4 knot, dan jarak pandang yang masih cukup jelas mencapai 5 kilometer.-p>
Daerah yang Harus Diwaspadai Pelayaran
Berdasarkan data BMKG, berikut dua wilayah perairan yang masuk kategori gelombang tinggi dan perlu mendapat perhatian ekstra bagi keselamatan pelayaran:
- Selat Sunda Selatan Lampung — gelombang diprakirakan mencapai 2,7 meter dengan angin maksimum 31 knot.
- Perairan Barat Lampung — gelombang diprakirakan mencapai 2,6 meter dengan angin maksimum 26 knot.
Kombinasi antara tinggi gelombang 2,5–2,7 meter dan kecepatan angin yang cukup kencang membuat dua wilayah ini tidak aman bagi kapal berukuran kecil. Nelayan yang biasa melaut di perairan barat disarankan untuk memindahkan aktivitasnya ke perairan yang lebih terlindungi atau menunda pelayaran hingga kondisi cuaca membaik.